Akhirnya, Bedah Rumah Mbah Warno Megale, Terselesaikan

0 202

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Gubug milik Suwarno (50) yang berada di pinggir sungai di Dusun Sepat, Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, segera ditinggalkan oleh pria yang hidup sebatang kara itu. Pasalnya, kini dia sudah memiliki rumah semi permanen ukuran 4 x 8 meter hasil bedah rumah yang digagas Group PWB (Paguyuban wong Bojonegoro) yang bekerjasama dengan pihak Pemerintah Desa Megale.

Kegiatan dimulai Minggu (6/3/2016) dan berhasil diselesaikan Rabu (9/3/2016). Gubug milik Suwarno yang diunggah di facebook (fb) membuat teman-teman di Group PWB, bersimpati untuk peduli dengan membantu membedah gubug Mbah Warno (demikian, Suwarno biasa disapa).

Bak gayung bersambut, rencana PWB disambut baik oleh Pemdes Megale. Hal itu dibuktikan dengan keseriusan pihak Pemdes Megale membuatkan kerangka rumah yang terbuat dari kayu jati dan lantai yang terbuat dari paving. Kemudian pihak PWB membantu dengan membiayai pembelian asbes alias atap rumah Suwarno itu.

“Kami dari Group PWB telah berupaya untuk membantu bedah rumah milik Mbah Warno. Selain membantu dana untuk membeli asbes, kami juga memberikan kasur, bantal, kursi plastik dan sembako juga uang tunai untuk pegangan Mbah Warno,” demikian disampaikan Ketua PWB Maulana Assegaf saat mengunjungi bedah rumah milik Suwarno, Minggu (6/3/2016) lalu.

Bedah rumah Suwarno yang belum terselesaikan itu, membuat Ketua Komunitas Wartawan Bojonegoro (KWB) ikut peduli dan membantu menyelesaikan bedah rumah itu. Setelah pihak desa membuatkan kerangka kayu jati dan lantai dari paving serta PWB memberikan bantuan atap dari asbes, rumah Suwarno belum memiliki dinding dan pintu.

“Kami peduli dengan kondisi bedah rumah milik Suwarno yang belum berhasil diselesaikan sehingga KWB ikut serta membantu dengan memberikan bantuan berupa dinding dari kalsibot, iga-iga kayu untuk dinding dan daun pintu,” kata pria yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) rakyatindependen.id itu.

Masih menurut Mas Kis (demikian Pemred rakyatindepen.com Sukisno, biasa disapa), dana yang dibelikan kalsibot, daun pintu serta peralatan lain itu, berasal dari para dermawan yang ada di wilayah Kecamatan Kedungadem.

“KWB bersifat membantu menggali dana kemudian menyalurkannya ke Kasun Sepat Supriyanto (42) sebagai penanggung jawab bedah rumah Mbah Warno. Mudah-mudahan partisipasi untuk Mbah Warno dari para dermawan melalui KWB peduli itu, mereka akan mendapat balasan amal yang berlipat ganda dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, amin,” katanya berharap.

Perlu diketahui, bedah rumah Suwarno itu, merupakan bedah rumah inisiatif dari Group PWB yang direspon oleh Pemdes Megale dan didukung oleh KWB (Komunitas Wartawan Bojonegoro). Bedah rumah murni dari partisipasi masyarakat dan bukan bedah rumah dari pemerintah atau instansi lainnya. **(Agung MD).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More