Stok Masker Di Bojonegoro Menipis dan Harga Meroket

72

Kelangkaan masker wajah dan naiknya harga masker terjadi di beberapa tempat, termasuk di Bojonegoro. Beberapa apotik yang biasanya menjual masker juga mengalami keterlambatan stok.

Menurut penjelasan pegawai Apotik mereka belum mendapatkan kiriman dari pabrik ataupun distributor.

Apotek yang mengalami kelangkaan masker antara lain Apotek Manjur di Jalan Raya Balen, Apotek Komplit di wilayah Kapas, Apotek Budi Jaya dan Indria di Jalan Dr Cipto Bojonegoro. Kemudian di Kecamatan Sumberejo, semua apotek tak punya stok masker.

Baca juga : 35 Warga Bojonegoro Pulang Dari Luar Negeri Dinyatakan Negatif Virus Corona

“Sudah dua bulan di apotek kami kosong. Tak ada kiriman distributor. Pokoke semenjak ramai kabar adanya virus Corona itu, lo,” ucap salah seorang pegawai Apotek Indria Bojonegoro, Selasa (3/3/2020).

Sementara itu, beberapa apotek lainnya masih memiliki stok tapi terbatas. Mereka memasang harga yang tinggi untuk menjual masker kepada konsumen.

Di apotek yang berada di Jalan Raya Kapas dan Balen, masker dibanderol Rp 4.000 per lembar. Apotek yang masih memiliki stok memilih menjual masker secara eceran.

“Harga ini sudah turun. Sebelumnya harga masker bisa nyampe Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per boks. Sekarang kami jual eceran Rp 4.000 per lembar. Jadi nanti dikalikan kalau beli satu boks,” ujar salah seorang petugas apotek.Langkanya masker di Bojonegoro membuat warga yang biasa menggunakan masker resah dan khawatir. “Saya ini tiap hari pakai masker, karena tiap hari berkendara. Tapi sekarang sulit cari masker di apotek. Kalau ada, mahal harganya saat ini,” terang Eni, warga Bojonegoro.

Menyikapi adanya kelangkaan masker di Bojonegoro, Dinas Kesehatan mengimbau, warga yang sehat tidak perlu panik menggunakan masker.

“Kalau masker ini kan untuk yang sakit. Yang sakit nanti akan kami kasih, kayak flu, batuk, itu kita kasih untuk dibawa pulang. Dan masyarakat awam tidak perlu panik. Jaga kesehatan, makan yang teratur, dan berolahraga,” terang Plt Kepala Dinkes Bojonegoro dr Anik.’

Baca juga : Ciri – Ciri Awal Kena Virus Corona di Indonesia

Menurutnya, stok masker di rumah sakit milik pemerintah masih aman. Ia juga belum mau membahas soal melambungnya harga masker di sejumlah apotek.

“Untuk stok di rumah sakit aman dan tercukupi. Kalau ada yang menjual dengan harga tinggi, nanti kami tunggu laporan dulu. Kami akan kerja sama dengan institusi terkait,” pungkasnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More