Presiden Jokowi: Dengan Diresmikannya Bendungan Tukul, Semoga Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

65

SURABAYA (RAKYATNESIA.COM) – Presiden Republik Indonesia Ir H. Joko Widodo, berkenan meresmikan Bendungan Tukul, yang terletak di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (14/2/2021).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Bendungan Tukul ini mulai dikerjakan sejak tahun 2015 silam hingga tahun 2020 lalu, dengan menggunakan APBN sebesar 934,8 Miliar.

“Tentunya Bendungan Tukul ini tentu akan menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan ini, karena bisa menyuplai irigasi sampai 600 hektar, penyediaan air baku sampai dengan 300 liter perdetik, dan potensi sebagai energi listrik, tentu juga adalah potensi wisata dan konservasi,”  demikian dikatakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Masih menurut Gubernur  Jatim yang akrab disapa Gubernur Khofifah itu menambahkan, bahwa Bendungan Tukul ini merupakan salah satu dari enam bendungan di Jawa Timur, yang merupakan proyek strategis nasional.

“Selain bendungan Tukul di pacitan, ada Bendungan Tugu dan Bendungan Bagong di Trenggalek, yang rencananya pada bulan Juni mendatang, Bendungan Tugu juga siap diresmikan,” kata Gubernur Khofifah menegaskan.

Ditambahkan, masih ada Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Gongseng di Bojonegoro, dan Bendungan Semantok di Nganjuk.

Sementara dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bendungan ini merupakan peran yang sangat penting untuk dimanfaatkan masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Pacitan ini.

“Dengan kapasitas tampung 7 juta meter kubik, bendungan ini bisa menjadi manfaat besar, yaitu 600 hektar sawah, sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija, menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, dengan ada Bendungan Tukul di Pacitan ini akan menjadi infrastruktur yang penting memperkuat pertahanan pangan, dan pertahanan air.

“Saya minta agar pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten, betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah,” ungkap pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Ditambahkan, Bendungan Tukul bisa memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tampak hadir, Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Mensekneg, anggota komisi V DPR RI, Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

Hadir pula Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, serta Forkopimda Kabupaten Pacitan dan undangan lainnya.

**(B.Yan/Red)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More