26 Bangunan Liar di Jalan Nasional, Turut Raya Beged, Gayam, Dibongkar Paksa Oleh Pemkab Bojonegoro

528

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa timur, melakukan penertiban bangunan liar (bangli) yang berada di Jalan Nasional, tepatnya di Jalan Raya Beged, turut Kecamatan Gayam, Selasa (9/2/2021).

Penertiban bangli oleh Pemkab Bojonegoro tersebut, dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Dinas Perhubungan, Dinas PU SDA Bojonegoro dan Forpimcam Kecamatan Gayam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro Arief Nanang Sugianto melalui Kabid Tibum Transmas Beny Subiakto menjelaskan, bahwa kegiatan penertiban bangunan liar di sepanjang Jalan Nasional tersebut sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2020 lalu.

Lanjut Benny Subiakto, kali ini penertiban bangunan liar tanpa izin menyasar bangunan yang ada di Jalan Nasional di Raya Beged, Kecamatan Gayam, yang berada di Jalur Bojonegoro – Cepu itu.

“Kami sudah memberikan teguran hingga 3 kali, namun tak diindahkan. Awalnya terdapat 80 bangunan liar, setelah kita peringatkan kini tinggal 26 unit. Sehingga 26 bangunan yang rata-rata sudah ditinggalkan oleh pemiliknya itu yang kita bongkar paksa,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Benny itu.

Lanjut Mas Benny, bangunan liar itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 15 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

“Kami berharap agar masyarakat tidak mendirikan bangunan di sepanjang Jalan Nasional secara permananen, tanpa izin,” pungkasnya.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More