Operasi Yustisi di Depan Pasar Hewan Kalitidu, Jaring 41 Pelanggar dan 10 Teguran Lisan

19

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Guna melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19, digelar operasi yustisi, di Jalur Bojonegoro – Cepu, tepatnya di depan Pasar Hewan (Pasar Wedus) Kalitidu, turut Desa Kalitidu, Kecamatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (29/1/2021).

Oeprasi Yustisi gabungan yang diikuti personil Satpol PP Kabupaten Bojoegoro dengan dibantu Satpol PP Kecamatan Kalitidu, Polsek Kalitidu dan Koramil Kalitidu serta Linmas Desa Kalitidu.

Operasi yang Bundaran Tugu yang dimulai pukul 10:00 WIB – 11:30 WIB itu, merupakan penegakan pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 itu, berhasil jarring 41 orang dengan teguran tertulis dan 10 orang dengan teguran lisan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro Arief Nanang Sugianto melalui Kabid Tibum dan Tranmas Beny Subiakto membenarkan jika pihaknya telah melaksanakan operasi yustisi gabungan bersama tiga pilar Kecamatan Kalitidu.

“Dalam Operasi Yustisi berhasil terjaring 41 pelanggar dengan diberikan teguran tertulis dan 10 orang dibeikan teguran lisan,” ungkapnya.

Masih menurut Mas Benny, demikian Kabid Tibum dan Tranmas Benny Subiakto akrab disapa, kegiatan tersebut mengacu pada instruksi presiden (inpres) Nomor 6 Tahun 2020, tetang Peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam penegahan dan pengendalian Covid-19.

“Mengacu pula, pada Perda Provinsi Jawa timur Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan daerah provinsi Jawa timur Nomor 1 tahun 2029 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” kata Mas Arief menegaskan.

Ditambahkan, dengan memberikan sangsi sosial terhadap pelanggar yang tak mentaati protokol kesehatan itu, diharapkan masyarakat bisa sadar, bahwa yang dilakukan pemerintah adalah demi kebaikan bersama untuk melindungi masyarakat dari sebaran Covid-19 tersebut.

“Dalam kegiatan operasi tersebut, kami juga membagi-bagikan masker. Dengan harapan masyarakat bisa memakai masker tersebut  sehingga dapat mencegah penyebaran covid-19,” kata Mas Benny menegaskan.

Di akhir komentarnya, pihaknya berharap agar masyarakat selalu membiasakan cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir atau memakai handsanitizer, menjaga jarak dan memakai masker jika keluar rumah serta menhindari kerumunan, agar bisa memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tersebut.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More