Selamat bulan puasa
berita bojonegoroFeatured

Petugas Gabungan TNI-Polri dan BPBD Bersama Warga Perbaiki Tanggul Jebol, di Kanor

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Tanggul Kali Ingas (Afvoer) jebol, mendapat perhatian dari berbagai pihak. Setelah, Bupati Bopjonegoro Anna Mi’awanah melakukan sidak, Minggu (23/1/2022) lalu.

Kini gilitan Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad beserta Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purnomo juga berkenan meninjau lokasi tanggul Kali Ingas di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, yang jebol itu, Senin (24/1/2022).

Guna melakukan pembenahan tanggul tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Bojonegoro, Kodim 0813/Bojonegoro, BPBD Bojonegoro dan dibantu warga secara gotong royong bahu membahu melakukan penutupan atau perbaikan tanggul yang jebol itu.

Perbaikan tanggul menggunakan bambu sebagai pengikat dan gedek/sesek sebagai penahan kemudian ditimbun karung berisi campuran tanah dan pasir.

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad kepada para awak media saat ditemui di Lokasi mengatakan bahwa persoalan tanggul yang rawan rusak dan berakibat jebol ini segera mendapatkan penanganan skala prioritas guna mengantisipasi adanya luapan Sungai Bengawan Solo susulan.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Bersama Rombongan, Ikuti Sholat Tarawih di Masjid Walisongo, Margoagung, Sumberrejo

“Hari ini saya bersama Pak Dandim turun langsung bersama-sama anggota TNI-Polri, BPBD dan dibantu warga setempat untuk memperbaiki tanggul yang jebol akibat luapan air penanganan ini skala prioritas guna mengantisipasi adanya luapan air susulan,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad, Senin (24/1/2022).

AKBP Muhammad menambahkan, bahwa pihak Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) akan melaksanakan pembangunan tanggul secara permanen. Sedangkan, penanganan tanggul dilakukan saat ini adalah menutup tanggul jebol yang bersifat darurat.

Lanjut Kapolres, pihaknya juga menjelaskan bahwa langkah ke depan guna mengantisipasi adanya banjir susulan luapan air sungai Bengawan Solo TNI-Polri dan BPBD Bojonegoro akan memonitor perkembangan debit air sungai Bengawan Solo. Polres Bojonegoro juga mempersiapkan personel sewaktu-waktu dibutuhkan untuk antisipasi adanya bencana alam atau banjir.

“Sudah saya perintahkan kepada para Kapolsek dimana daerahnya yang dialiri sungai Bengawan Solo untuk berkoordinasi dengan jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) setempat segera memapping daerah yang rawan banjir atau longsor serta memonitor perkembangan debit air Bengawan Solo,” ucapnya.

Masih menurut Kapolres, tentang adanya warga saat memperbaiki tanggul yang jebol terseret arus air, saat ini kondisinya sudah membaik dan stabil.

“Saya (Kapolres) bersama-sama dengan ibu Bupati dan Pak Dandim menjenguk warga yang terseret arus air saat memperbaiki tanggul jebol di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Alhamdulillah kondisinya sudah membaik,” kata AKBP Muhammad menegaskan.

Dalam kegiatan tersebut, diikuti Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, Dandim 0813/Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudho Purwanto, Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudin Latif, Para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, personel Polres Bojonegoro, Kodim 0813/Bojonegoro, BPBD Bojonegoro,

Tampak hadir, Kapolsek Kanor AKP Nugoho Basuki, Kepala Desa Kedungprimpen Arumantoro dan warga setempat.

**(Kis/Red).

Klik Baca Lebih Lanjut

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih daro 30 tahun, sebelumnya juga pemilik dari Media Cetak Media Independe, Rakyatindependen.com
Back to top button