Manajemen Persibo Bakal Hadiri Konggres Tahunan PSSI. Optimis Sanksi Bakal Dicabut

0 86

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Pengurus Persibo (Persatuan Sepakbola Bojonegoro), terus melakukan komunikasi terhadap Ketua PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi dan berbagai pihak untuk bisa lepas dari sanksi sehingga bisa ikut kompetisi PSSI lagi. Upaya tersebut, secara pelan tapi pasti telah mulai membuahkan hasil. Hal itu terbukti dengan diundangnya Managemen Persibo oleh Ketua PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi, di Jakarta, Kamis (05/01/2017).

Undangan tersebut diwakili oleh Abdulloh Umar Ceo/Ketua Umum Persibo dan Sally Atyasasmi yang menjabat bendahara umum tersebut, untuk membicarakan tentang adanya Konggres Tahunan PSSI yang bakal berlangsung tanggal 8 Maret 2017 di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi menyampaikan aprsiasinya terhadap Persibo, dengan harapan sepak bola kebanggaan warga Bojonegoro itu, bisa tampil lagi dalam kompetisi PSSI yang bakal digelar mulai 28 Maret 2017 mendatang.

Manajemen Persibo Bakal Hadiri Konggres Tahunan PSSI. Optimis Sanksi Bakal Dicabut 1
Berfoto bersama usai pertemuan antara Ketua PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi (nomor 3 dari kanan) dengan manajemen Persibo yang diwakili Ketua Umum Abdulloh Umar (nomor 2 dari kanan) dan Bendahara umum PSSI Sally Atyasasmi (nomor 4 dari kanan) dan Brigjen TNI Wardiyono (paling kanan) yang mendampingi manajemen Persibo menghadap Ketua PSSI, Kamis (05/01/2017)

Ketua PSSI Letjen TNI Edy rahmayadi yang sehari-harinta menjabat Pangkostrad itu, juga menyampaikan bahwa persibo akan diakomodir pada kongres tahunan PSSI yang bakal berlangsung besok tanggal 8 Januari 2017, di Bandung. Dengan begitu, Persibo dapat bangkit lagi, dan berbicara di kancah persepak bolaan nasional.

“Setelah mengikuti Konggres dan dihapus sangsinya maka Persibo harus bersiap mengikuti Kompetisi PSSI yang bakal dimulai perhelatannya tanggal 28 Maret 2017 mendatang. Persibo harus sudah siap untuk kick off mengikuti kompetisi,” demikian disampaikan Ketua Umum Persibo Abdulloh Umar, menirukan perkataan Ketua umum PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi, Jum’at (06/01/2016).

Masih menurut Abdulloh Umar, Ketua PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi juga berpesan agar Persibo juga harus mengoptimalkan potensi pemain-pemain muda, melakukan pembinaan terhadap pemain usia dini, serta melakukan pengelolaan klub Persibo secara baik dan sehat.

“Mohon do’anya seluruh warga Kabupaten Bojonegoro, agar kegiatan Persibo yang bakal turut hadir dalam Konggres PSSI besok 8 Januari 2016, diberi kelancaran. Kami yakin jika sanksi terhadap Persibo akan dihapus sehingga bisa kembali eksis di kancah persepak bolaan nasional untuk mengikuti Kompetisi PSSI yang bakal dimulai perhelatannya 28 Maret 2017 mendatang,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro itu.

Sementara itu, keberadaan Brigjen TNI Wardiyono, dalam pertemuan antara Manajemen Persibo dengan Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi adalah untuk mendampingi Managemen Persibo. Kebetulan Brigjen Wardiyono adalah putra daerah Bojonegoro yang saat ini menjabat di Menko Polhukam Jakarta dan berteman baik dengan Ketua PSSI Letjen Edy Rahmayadi, sehingga yang bersangkutan bisa membantu memperlancar komunikasi antara Manajemen Persibo dengan Ketua PSSI tersebut.

“Pak Jenderal Wardiyono adalah teman baiknya Ketua PSSI Pak Edy Rahmayadi, jadi kita mintai tolong untuk membantu dalam kelancaran berkomunikasi antara kami manejemen Persibo dengan Ketua PSSI. Sekaligus, kita mintai tolong untuk mendampingi saat pertemuan Manajemen Persibo dengan Ketua PSSI tersebut,” pungkasnya.

Setelah Kongres selesai, dan Persibo diakomodir lagi oleh PSSI. Maka Persibo akan melakukan konsolidasi internal, sarasehan, seleksi pemain dan persiapan lainnya untuk menuju kompetisi PSSI tahun 2017 serta berbagai kegiatan olahraga sepakbola lainnya. **(Kis/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More